Selasa, 06 Maret 2018

ADA BEBERAPA PARIWISATA YANG BERADA DI LOMBOK

           Ada banyak tempat wisata di Lombok   yang telah di jadikan destinasi sejak awal dunia   pariwisata tumbuh, seiring dengan   berkembangnya dan semakin rame di kunjungi,   objek-objek yang lain pun mulai di explore,   tempat-tempat yang dulunya tersembunyi dan   asing terdengar kini menjadi tujuan favorit.

          Lombok menawarkan beragam keindahan   alam dan budaya yang selalu menarik perhatian   para wisatawan, baik itu pantai, pulau kecil, air   terjun, gunung, perbukitan dan kampung   tradisional. Tempat wisata ini tersebar di seluruh Pulau Lombok dan memiliki keindahan dan keunikan tersendiri.

      Bahkan  TripAdvisor Top 10 Island Asia 2016 menempatkan Lombok pada peringkat 5 dan pulau kecilnya yaitu Trawangan pada peringkat 6 sebagai pulau terfavorit kunjungan wisata di Asia dengan jumlah wisatawan ke Lombok sekitar 2 juta kunjungan.       


      Lokasi Tempat Wisata Di Lombok

Ada beberapa tempat yang belum terlalu di explore dan secara fasilitas masih kurang memadai baik itu akses jalan atau hotel di sekitar lokasi dan tidak banyak pelaku peramuwisata menawarkan tempat tersebut.

Oleh karena itu ada baiknya Anda mengkonsultaikan sebelum memutuskan untuk mengunjungi namun keindahannya juga tak kalah dan bisa menjadi tantangan bagi Anda jika menyusurinya dan kami memasukkannya ke dalam daftar tempat wisata di Lombok.

1. Senggigi

pantai senggigi
Pusat pariwisata NTB, Jl. Raya Senggigi Km. 8
2. Gili Nanggu
gili nanggu
Pulau kecil di huni ribuan jenis ikan, surga snorkeling. Lokasi Desa Medang, Kec. Sekotong.
3. Pura Batu Bolong
pura batu bolong
Pura bersejarah di dirikan pada tahun 1533 diatas batu hitam. Jl. Raya Senggigi Km. 7
4. Gili Kedis
gili kedis
Pulau kecil dengan bentuk cinta, Lokasi Desa Medang, Kec. Sekotong.
5. Gili Gede
gili gede
Keindahan pulau dengan pantai yang menajubkan, Lokasi Desa Medang, Kec. Sekotong.
6. Gili Layar
gili layar
Syurga bawah laut dengan hamparan karang biru, Lokasi Desa Medang, Kec. Sekotong.
7. Taman Narmada
taman narmada
Taman raja kuno di dirikan pada tahun 1727, Jl. Ahmad Yani, Lembuak, Narmada.
8. Pura Lingsar
pura lingsar
Pura tua di dirikan pada tahun 1714, lokasi Desa Lingsar, Kecamatan Narmada.
9. Desa Banyumulek
desa banyumulek
Desa kecil yang masyarakatnya 80 persen berprofesi sebagai pengerajin gerabah dan desa ini merupakan pusat pembuatan gerabah yang di export ke beberapa Negara. Desa Banyumulek kec. Kediri.
10. Hutan Sesaot
hutan sesaot
Hutan lindung seluas 5.000 hektar dengan sumber mata air sekitar 40, hutan ini juga di jadikan hutan wisata dan banyak kegitan bisa di lakukan di tempat ini seperti bersepeda mengelilingi hutan, mandi di airnya yang dingin, trekking dan juga camping. Desa Sesaot Kec. Narmada.
11. Gili Sudak
gili sudak
Ingin menikmati tempat wisata di Lombok dengan keindahan pulau kecil serta air laut yang sangat tenang seperti danau dengan pasir putih dan di huni banyak jenis ikan, kura-kura dan karang yang menajubkan datang saja ke pulau ini, disini terdapat penginapan dan juga restaurant. Lokasi Desa Medang, Kec. Sekotong.
12. Batu Mekar Lingsar
batu mekar tempat wisata di lombok
Daya tarik tempat ini adalah aliran sungainya yang deras di apit oleh bebatuan dengan pemandangan persawahan subur dan bukit hijau, tempat ini dijadikan lokasi arung jeram. Desa Batu Mekar kec. Lingsar.
Read More

ADA BEBERAPA TARIAN TRADISIONAL YANG BERADA DI LOMBOK

          Pulau Lombok  adalah sebuah pulau di kepulauan Sunda Kecil atau Nusa Tenggara yang terpisahkan oleh Selat Lombok dari Bali di sebelat barat dan Selat Alas di sebelah timur dari Sumbawa. samudra indonesaia di sebelah utara dan samudra hindia disebelah seletan.


BERIKUT INI ADALAH BEBERAPA TARIAN TRADISIONAL DARI DAERAH LOMBOK  


TARI  ONCER

Tarian Tradisioanal Sasak Oncer

Kata Oncer berasal dari kata “Ngoncer” yang artinya berenang. Tari ini dinamakan demikian karena gerakan pokok tarian ini diambil dari gerakan ikan sepat yang berenang.Dalam bahasa Sasak disebut pepait ngoncer (ikan sepat berenang). Tari oncer sangat erat hubungannya dengan gamelan Gendang Beleq. Gendang Beleq dipukul sambil menari dengan gerakan yang khas. Gamelan Gendang Beleq banyak terdapat di Pulau Lombok. Gamelan Gendang Beleq pada zaman dahulu dipergunakan dalam peperangan oleh raja-raja di Lombok, untuk memberikan semangat bagi prajurit-prajuritnya da lam pertempuran. Bilamana pertempuran sudah selesai, Gendang Beleq dipukul sambil menari dan men jadi hiburan bagi para prajurit. Tarian itulah yang  disebut  oncer.
Tari oncer adalah ciptaan Lain Muhammad Tahir dari desa Puyung Lombok Tengah pada tahun 1960. Tarian Oncer ciptaan Lalu Muhammad Tahir ini merupakan tarian bersama yang terdiri atas tiga kelompok, yaitu enam atau delapan orang pembawa kenceng disebut penari kenceng, dua orang pembawa gendang disebut penari gendang, dan sate orang pembawa petuk disebut penari petuk. Masing-masing kelompok membawakan gerakannya sendiri-sendiri.

TARI  RUDAT

Tari Rudat
Tari Rudat adalah sebuah tari tradisional yang masih banyak terdapat di Pulau Lombok. Dibawakan oleh 13 penari yang berdandan mirip prajurit. Berbaju lengan panjang warna kuning, celana sebatas lutut warna biru, berkopiah panjang mirip Aladin warna merah yang dililit kain warna putih atau biasa disebut tarbus. Mereka dipimpin oleh seorang komandan yang mengenakan kopiah mirip mahkota, lengkap dengan pedang di tangan.
Biasanya tarian ini dibawakan pada saat upacara khitanan, katam Al Quran, Maulid Nabi peringatan Isra Mi’raj, dan peringatan hari-hari besar Islam lainnya.
Tari Rudat ditarikan sambil menyanyi dengan lagu yang melodi dan iramanya seperti lagu melayu. Syairnya ada yang berbahasa Arab dan ada pula yang berbahasa Indonesia. Tari Rudat diiringi sejumlah alat musik rebana yang terdiri dari jidur, rebana, dap, mandolin dan biola. Gerak tarian rudat merupakan gerak seni bela diri pencak silat yang menggambarkan sikap waspada dan siap siaga prajurit Islam tempo dulu.
Itulah sebabnya, mereka banyak menggunakan gerakan tangan dan kaki. Kadang tangan diayun kiri kanan, kadang mirip gelombang, tapi di saat lain mereka melakukan gerakan memukul dan menendang.
Sesungguhnya asal-usul kesenian rudat sampai saat ini masih belum begitu jelas. Sebagian berpendapat, bahwa kesenian rudat ini merupakan perkembangan dari zikir zaman dan burdah, yaitu zikir yang disertai gerakan pencak silat. Burdah adalah nyanyian yang diiringi seperangkat rebana ukuran besar.
Pendapat lain mengatakan, konon tari ini berasal dari Turki yang masuk bersama penyebaran agama Islam di Indonesia pada abad XV. Itulah sebabnya, tarian ini kentara sekali warna Islamnya, terutama dalam lagu dan musiknya. Di Lombok Timur dapat kita jumpai dan saksikan hampir di semua Kecamatan.

TARI GANDRUNG

Tari Gandrung merupakan sebuah tarian yang kini berkembang di tiga daerah, yaitu Banyuwangi, Bali, dan Lombok. Meskipun memiliki kemiripan, Tari Gandrung ketiga daerah ini memiliki ciri khas tersendiri yang tidak dimiliki di daerah yang lain. Demikian pula dengan yang terjadi pada Tari Gandrung yang ada di Lombok. Meskipun Lombok dan Bali memiliki kemiripan budaya, tetapi Tari Gandrung di Lombok memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda dengan Tari Gandrung yang ada di Bali. Inilah ciri khas dari Lombok yang tidak dimiliki di Pulau Bali. ”Lombok sering digambarkan oleh orang luar sebagai versi kecil Bali. Tetapi penduduk Lombok sendiri akan mengatakan bahwa, `Anda akan melihat Bali di Lombok, tetapi tidak akan melihat Lombok di Bali`.” (Sepora Nawadi, 1995:14). Tulisan berikut ini secara khusus akan berbicara tentang Tari Gandrung yang berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat beserta unsur simbolis yang tersaji dalam sebuah pertunjukkan Tari Gandrung.Gandrung dalam pemahaman masyarakat Lombok, khususnya masyarakat Sasak adalah nama sebuah pertunjukan yang dilakukan seorang penari wanita yang diiringi seperangkat gamelan (sabarungan dalam istilah suku Sasak), puisi, dan nyanyian (dalam bahasa suku Sasak disebut lelakaq, sandaran) (R. Diyah Larasati, 1996:16). Pertunjukan Gandrung ini dilakukan dalam perayaan desa setelah masa panen padi. Gandrung menunjukkan suka cita dan harapan bersama masyarakat Sasak. Gandrung sekaligus juga merupakan ekspresi simbolis masyarakat Sasak di Lombok (R. Diyah Larasati, 1996:16).Ekspresi simbolis lewat Gandrung bagi masyarakat Sasak diwujudkan melalui dunia makna yang secara signifikan berada dalam sistem ideasional yang juga terefleksikan dalam interaksi sosial. Ditambah lagi adanya artefak yang melegitimasi keberadaan pertunjukan itu di tengah-tengah para penikmatnya (R. Diyah Larasati, 1996:17). Menurut R. Diyah Larasati, sistem ideasional yang dimaksud adalah konteks berfikir serta gagasan-gagasan para pelaku pertunjukan Gandrung. Dalam perspektif ini, Gandrung dipakai sebagai media untuk melepaskan harapan dan suka cita. Alam yang terefleksi melalui harapan akan melimpahnya panen padi, berusaha untuk dapat dikuasai dengan sebuah keharmonisasian melalui ungkapan suka cita dalam seni pertunjukan ini. Dalam pemikiran ini, alam dan manusia sebagai elemen kebudayaan mampu membentuk suatu harmoni (R. Diyah Larasati, 1996:17).Dilihat dari asal-usul, Tari Gandrung yang terdapat di Lombok kemungkinan bukan berasal dari kebudayaan asli Lombok (masyarakat Sasak). Hal ini bisa dilihat dari adanya Tari Gandrung yang juga terdapat di beberapa daerah lainnya, misalnya saja di Banyuwangi dan Bali. Beberapa budayawan atau peneliti akhirnya mencoba menelusuri dan menafsirkan asal-usul Tari Gandrung sehingga menjadi sebuah kebudayaan yang cukup sakral bagi masyarakat Sasak di Lombok.

TARI JANGGER


Janggeradalah sebuah tarian di Lombok di kalangan Suku Sasak.. Tari ini telah berkembang sejak lama. Menurut seorang sejarawan , gandrung atau Jangger telah ada sejak zaman Erlangga di Jawa Timur. Pola tarinya, kala itu tampak luar biasa karena tidak mengikuti pola gerak serta iringan gending yang sesuai dengan patokan  yang lazim. Pada awalnya tarian ini dilakukan oleh prajurit untuk bergembira dalam suasana kerakyatan keluar dari protokoler kraton.
Pada mulanya, konon tari ini lahir pada suatu keadaan dimana tersedia perangkat gamelan untuk menghibur para prajurit keraton yang baru selesai atau pulang dari medan perang. Para prajurit melihat kesempatan untuk bergembira dan bersuka ria. Seorang wanita cantik maju untuk menari dan mengajak para prajurit yang dikehendakinya untuk menari. Tarian pun berlanjut dengan pergantian prajurit menari tapi harus yang telah dipilih oleh penari utama. Tradisi ini terus terpelihara hingga sekarang , yang kemudian dikenal dengan Tari Gandrung atau Tari Jangger.
Tari gandrung dilakukan pada sebuah arena yang dikelilingi penonton, diantaranya sekaligus sebagai calon penari ( bahasa Sasak “Pengibing”, “Ngibing” berarti menari).

Read More

ADA BEBERAPA KULINER YANG BERADA DI LOMBOK

       Lombok tidak hanya kaya pantai yang indah. Pulau ini bukan hanya memanjakan para surfer, tapi juga penikmati kuliner. Ya, Lombok, Nusa Tenggara Barat memang surga pagi pecinta makanan. Terlebih makanan yang bercitara rasa pedas. Berikut adalah 10 kuliner pilihan khas pulau ini yang wajib Anda coba.

1. Plecing Kangkung

Makanan ini terdiri dari kangkung yang direbus plus sambal tomat yang terbuat dari racikan cabai rawit, garam, terasi dan tomat. Yang membuat enak adalah kangkung khas Lombok yang berbeda dengan yang biasa tumbuh di pulau Jawa. Oya, didalam plecing kangkung biasanya ditambahkan tauge dan kacang goreng untuk menetralisir rasa pedas. Plecing kangkung bisa Anda temui di hampir semua rumah makan. Salah satu yang paling terkenal adalah Rumah Makan Dua-EM bersaudara yang ada di jalan Transmigrasi 99 Mataram. Read more

2. Ayam Taliwang

Ayam Taliwang adalah salah satu makanan paling populer di Lombok. Ayam taliwang biasanya dimasak dengan beberapa pilihan yakni digoreng, dipanggang atau dibakar. Akan semakin enak jika menggunakan ayam kampung dengan umur ayam yang masih muda. Kelezatan ayam taliwang juga terletak di bumbunya yang super pedas. Nah, jika ingin merasakan kelezatan ayam taliwang datanglah ke Rumah Makan Ayam Bakar Taliwang Irama yang berada di kawasan Cakranegara. Selamat mencoba! Read more

3. Sate Bulayak

Sate bulayak tidak saja enak tapi cara makannya pun unik. Bulayak adalah sejenis lontong yang dibungkus dengan daun aren atau daun enau dengan bentuk memanjang seperti spiral, sehingga untuk membukanya harus dengan gerakan memutar. Sedangkan satenya terbuat dari daging sapi yang dilumuri bumbu khas Sasak. Cara makannya dengan mencocol bulayak ke bumbu sate yang sudah disediakan. Ya, pedagang sate memang tidak menyediakan garpu dan sendok sebagai teman makan kita. Penjual sate bulayak banyak ditemui di beberapa objek wisata seperti halaman Pura LingsarTaman Narmada dan Taman SuranadiRead more

4. Nasi Balap Puyung

Nasi balap puyung adalah makanan yang membuat ketagihan. Ya, walaupun tampilan menu basi balap puyung tidak terlalu istimewa namun rasa pedasnya benar-benar membuat Anda ingin lagi dan lagi. Nasi ini berisi suwiran daging ayam yang diolah bersama cabai, kacang kedelai, taburan udang kering, abon serta belut goreng. Di Lombok, yang paling terkenal adalah nasi balap puyung cap Inaq Esun yang berada di Desa Puyung, Lombok Tengah. Dua cabang lainnya berada di bilangan Plaza Senggigi, Lombok Barat dan Jalan Srwijaya Mataram. Read more

5. Ares

Ares adalah sayuran khas Lombok yang bahan utamanya berasal dari pelepah pisang atau gedebok pisang yang masih muda. Rasa hidangan yang memakai santan ini cukup unik yakni manis dan gurih. Awalnya merupakan makanan tradisional Suku Sasak dan disajikan pada acara pernikahan hingga kemudian populer menjadi makanan khas Lombok. Ares lebih nikmat jika dimakan saat masih hangat dengan sepiring nasi putih. Mantap. Read more

6. Sate Rembiga

Sate Rembiga adalah sate yang berbahan utama sapi yang sangat lezat. Rasanya perpaduan antara gurih, manis dan pedas. Dinamakan Rembiga karena awal mula sate ini berasal dari desa Rembiga yang berada di dekat bekas bandara Selaparang. Walau banyak dijual di berbagai tempat, namun penjual yang otentik adalah Warung Rembiga di jalan Dakota nomor 2 Rembiga. Warung ini sudah berdiri sejak 25 tahun lalu. Lokasinya memang tidak tepat dipinggir jalan raya namun cukup strategis. Saking ramainya, tempat makan ini selalu berhasil menjual hingga 70 kg sate. Anda harus mampir dan mencicipi lezatnya sate rembiga disini. Read more

7. Sate Tanjung

Berbeda dengan sate rembiga yang berbahan daging sapi, sate tanjung berasal dari ikan Cakalang atau ikan Langoan. Sate tanjung sangat nikmat jika disantap saat masih panas bersama lontong atau nasi, tergantung selera. Rasa gurih dari daging dan santan serta pedas dari rempah-rempah sangat terasa. Campuran rempah-rempah dan ikan yang dibakar inilah yang membuat badan terasa hangat dan bugar. Anda bisa membeli sate tanjung di sekitar pasar Tanjung atau terminal Tanjung. Mencicipi sate ini di daerah asal dimana sajian ini diciptakan akan lebih afdol ketimbang makan di tempat lain. Selamat mencicipi! Read more

8. Poteng Jaje Tujak dan Iwel

Poteng jaje tujak dan iwel adalah makanan khas Lombok saat lebaran. Hidangan ini terdiri dari 2 makanan yakni poteng atau tapai dan jaje tujak atau tetel. Selain poteng jaje tujak, ada iwel yang merupakan jajanan khas masyarakat setempat. Iwel adalah kue berbahan baku ketan hitam yang biasanya disajikan saat upacara tradisi masyarakat setempat. Berbeda dengan makanan khas Lombok yang pedas, iwel justru manis dan legit. Kini, poteng jaje tujak dan iwel bisa kita temui sehari-hari tanpa harus bertepatan dengan lebaran maupun upacara tradisional. Read more

9. Bebalung

Bebalung terbuat dari tulang iga sapi atau kerbau yang dicampur dengan racikan bumbu yang terdiri dari cabe rawit, bawang putih, bawang merah, lengkuas dan kunyit plus jahe. Bebalung bisanya disajikan ke dalam mangkok dengan taburan bawang merah goreng. Di Lombok, sajian bebalung yang paling terkenal dijual di depot Kelebet yang berada di jalan HOS Cokroaminoto. Depot yang terletak di belakang kantor gubernur NTB ini selalu disesaki pengunjung yang antre untuk menyantap makanan ini. Keistimewaan Bebalung di depot ini adalah karena dagingnya amat lunak sehingga tanpa gigitan yang kuat dagingnya mudah lepas dari tulangnya. Sajian yang amat sayang untuk dilewatkan bukan? Read more

10. Beberuk Terong

Beberuk terong adalah makanan sejenis lalapan yang menjadi teman santapan ayam taliwang. Makanan ini sangat mudah diolah. Hanya berbekal terong ungu yang dipotong dadu dan tomat. Bumbu halusnya terdiri dari cabe merah keriting, cabe rawit, bawang putih, bawang merah, kencur, terasi bakar, gula pasir, garam dan minyak goreng. Siram bumbu diatas terong plus perasan jeruk limau diatasnya. Rasanya manis, pedas, asam dan segar. Menggiurkan bukan ? Read more
Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.
Read More

ADA BEBERAPA ALAT MUSIK TRADISIONAL YANG BERADA DI LOMBOK

      Alat musik tradisional dari daerah Lombok Propinsi Nusa Tenggara Barat bernama Gendang Beleq. Sasak adalah nama suku yang mendiami pulau Lombok, pulau yang pada masa penjajahan Belanda disebut dengan pulau sunda kecil. Suku ini mempunyai tradisi kebudayaan Gendang Beleq. Masyarakat Lombok sendiri ada yang menyebut kesenian ini dengan nama musik Gendang Beleq atau tari Gendang Beleq. Hal ini karena sang penabuh Gendang memainkan alat musik mereka sambil menari. Musik dan tari dapat terekspresikan melalui gerak dan bunyi dalam kesenian Gendang Beleq ini.

Berikut adalah jenis jenis alat musik tradisional dari daerah Lombok sasak :


GENGGONG

Alat musik ini termasuk dalam jenis alat musik tiup yang terbuat dari pelepah daun enau. Secara etimologis kata genggong bersala dari kata geng (suara tinggi) disebut genggong lanang dan gong (suara rendah) disebut wadon, sehingga musik genggong selalu dimainkan secara berpasangan. Musik genggong secara orkestra dapat dimainkan dengan alat musik yang lain seperti petuq, seruling,rincik dan lain-lain.
  
memiliki kesenian tradisional masing-masing, baik itu berbentuk seni tari, seni rupa, hingga seni musik. Kesatuan seni inilah yang menjiwai kebudayaan dan kehidupan suatu suku. Begitu pula keseharian warga Suku Sasak yang mendiami Pulau Lombok, Nusatenggara Barat. Selain mempertahankan adat dan budaya, penduduk asli Pulau Lombok ini juga memelihara berbagai kesenian khas mereka. Satu di antaranya adalah seni musik genggong, musik yang didominasi alat tiup yang mempunyai senar seperti kecapi. 
Sayangnya, hingga saat ini, hanya segelintir warga Sasak yang mahir memainkan alat musik yang terbuat dari pelepah pohon enau tersebut. Seorang di antaranya adalah Darmawi, warga Kampung Pagutan, Mataram, Lombok, NTB. Sang peniup genggong inilah yang mempertahankan keberadaan kesenian yang hampir punah tersebut. Darmawi bukan saja mahir memainkan genggong. Bagi orang Sasak, dia semacam roh bagi keberadaan genggong. Dengan kata lain, dia-lah yang memberikan kehidupan pada genggong, menciptakan sendiri perangkatnya, menyelaraskan irama, dan menciptakan beberapa gending baru.

Mandolin

Alat ini merupakan sebuah alat musik petik tradisional yang mempunyai senar dan dimainkan seperti biola. Sering dipakai untuk mengiringi tari rudat dan lagu-lagu tradisonal. Alat musik ini dapat dipadukan dengan alat musik lainnnya untuk mengiringi lagu-lagu tradisional.

Gendang bleq

Disebut gendang beleq karena salah satu alatnya Disebut Gendang Beleq karena salah satu alatnya adalah gendang beleq (gendang besar).Orkestra ini terdiri atas dua buah gendang beleq yang disebut gendang mama (laki-laki) dan gendang nina (perempuan), berfungsi sebagai pembawa dinamika.Sebuah gendang kodeq (gendang kecil), dua buah reog sebagai pembawa melodi masing-masing reog mama, terdiri atas dua nada dan sebuah reog nina, sebuah perembak beleq yang berfungsi sebagai alat ritmis, delapan buah perembak kodeq, disebut juga copek. Perembak ini paling sedikit enam buah dan paling banyak sepuluh. Berfungsi sebagai alat ritmis, sebuah petuk sebagai alat ritmis, sebuah gong besar sebagai alat ritmis, sebuah gong penyentak, sebagai alat ritmis, sebuah gong oncer, sebagai alat ritmis, dan dua buah bendera merah atau kuning yang disebut lelontek.Menurut cerita, gendang beleq ini dulu dimainkan kalau ada pesta-pesta kerajaan, sedang kalau ada perang berfungsi sebagai komandan perang, sedang copek sebagai prajuritnya. Kalau perlu datu (raja) ikut berperang, disini payung agung akan digunakan.Sekarang fungsi payung ini ditiru dalam upacara perakawinan. Gendang beleq dapat dimainkan sambil berjalan atau duduk. Komposisi waktu berjalan mempunyai aturan tertentu, berbeda dengan duduk yang tidak mempunyai aturan.Pada waktu dimainkan pembawa gendang beleq akan memainkannyaPakaian penari gandrung terdiri atas kain batik, baju kaos lengan pendek, gelungan (penutup/hiasan kepala), bapang, lambe, ampok-ampok, gonjer. Seangkan pakaian pengibing adalah baju, kain, dodot dan sapuq. Pertunjukan biasanya dilakukan pada malam hari. Lama seluruh pertunjukan lebih kurang 3 jam. Untuk setiap babak (satu pengiring) lamanya rata-rata sepuluh menit.Tari gandrung benar-benar merupakan tari rakyat pada arena terbuka yang dilingkari penonton dan fungsinya semata-mata untuk hiburan. Gandrung tesebar pada beberapa desa di pulau Lombok antara lain Gerung dan Lenek di Lombok Timur. Gandrung ‘ditanggep” orang untuk pesta perkawinan dan sunatan. Tetapi dewasa ini bergeser fungsinya menjadi hiburan rakyat dalam rangkaian hari-hari besar nasional atau sambil menari, demikian juga pembawa petuk, copek dan lelontok.


Rebana

Sebuah bentuk alat musik hasil akulturasi kebudayaan bangsa Arab dengan etnis Sasak. Rebana Burdah dipadukan dengan syair-syair pujian terhadap Allah SWT dan riwayat Nabi Muhammad SAW yang dipetik dari kitab karya sastra Arab Al Baranzi.Musik ini berasal dari Lombok yang diambil dari arab. Dalam anambel rebana gendering,alat suling dijadikan sebagai standar nada ketika menyetem alat rebana.Suling yang digunakan berlaras pelog dan bernada pokok berkisar antara N3-N3’.Kendatipun mempunyai laras yang sama,tinggi rendah nada suling di grup rebana gendering lelede terdengar setengah lebih rendah dari pada urutan nada pada rebana.

Gambus

Alat musik petik dengan menggunakan dawai sebagai sumber suara (bunyi) yang digunakan untuk mengiringi lagu-lagu tradisional. Dapat dimainkan secara bersama-sama atau sendiri.Gambus merupakan salah satu alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik. Alat musik ini memiliki fungsi sebagai pengiring tarian zapin dan nyanyian pada waktu diselenggarakan pesta pernikahan atau acara syukuran.Gambus merupakan salah satu alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik. Alat musik ini memiliki fungsi sebagai pengiring tarian zapin dan nyanyian pada waktu diselenggarakan pesta pernikahan atau acara syukuran.Alat musik ini identik dengan nyanyian yang bernafaskan Islam. Dalam mengiringi penyanyi, alat musik ini juga diiringi dengan alat musik lain, seperti marwas untuk memperindah irama nyanyian. Bentuknya yang unik seperti bentuk buah labu siam atau labu air (My) menjadikannya mudah dikenal. Alat musik gambus juga dianggap penting dalam nyanyian Ghazal yang berasal dari Timur Tengah pada masa kesultanan Malaka. Kedatangan pedagang-pedagang Timur Tengah pada zaman Kesultanan Melayu Melaka telah membawa budaya masyarakat mereka dan memperkenalkannya kepada masyarakat di Tanah Melayu.

Barong Tengkok
Merupakan salah satu jenis musik orkestra Lombok, terdiri dari krenceng enam pasang, satu buah gendang dan sebuah petuk. Barong lanang/wadon yang berfungsisebagai tempat reog sebuah gong dan tiga buah seruling sebagai pembawa melodi. Disebut barong tengkok karena salah satu alatnya (reog) diletakkan pada bentuk barong yang dibawa dengan ditengkokkan.Dikatakan pada lirik yang dinyanyikan sebelum bangkit menari:Tiang lanang beli bagus Beli bagus bau rauh Kasunane tarik bebunga Sedang pengibing (penari) seolah kumbang yang merindukan bunga. Dahulu ditengah arena obor bambu setingggi datu setengah meter (sekarang digunakan lampu petromaks yang sering diletakkan di luar arena). Antara si penari gandrung dengan pengibing berkejar-kejaran mengelilingi obor tersebut. Ini disebut “bekeleokang”. Atau sesekali saling kejitin (main mata) dengan berbatasan obor.Selama ngibing dilakukan sering pengibing berbuat nakal dengan menyentuh bagian tubuh penari utama, bahkan ada yang mencoba beradu pipi. Untuk menghindari hal seperti itu ia dilengkapi dengan senjata, yaitu ujung runcing dari gempolan yang merupakan bagian dari hiasan kepala yang disebut gelungan. Kalau pengibing tidak segera menghindar akan kena tusukan benda tajam tersebut.

Read More

Kamis, 01 Maret 2018

ADA BEBERAPA PENGINAPAN YANG BERADA DI LOMBOK

         Lombok menjadi salah satu tujuan wisata yang sinar kebintangannya tengah meroket di Indonesia. Sebagai salah satu pesaing kuat Bali, Lombok tengah menyiapkan banyak strategi untuk “membajak” wisatawan agar berkunjung ke sana. Ditambah lagi, daerah ini baru saja mendapatkan senjata baru untuk menggeber promosinya ke dunia, lewat penghargaan sebagai destinasi wisata halal di dunia.

Tolak ukur kesuksesan sebuah tempat untuk menjadi tujuan wisata yang mendunia salah satunya ditentukan dengan keberadaan akomodasi yang mencukupi. Bukan hanya hotel dan resort mewah saja, namun penginapan murah pun juga harus terjamin ketersediannya. Berkaca dari Bali di mana destinasi wisata yang mendunia milik negeri kita ini dikenal memiliki pilihan wisata eksklusif, namun tetap menyediakan akomodasi terjangkau. Sepertinya itulah salah satu yang palung disukai wisatawan. Jika kamu sedang liburan di Lombok, 8 akomodasi murah ini bisa jadi pertimbangan untuk tempatmu menginap.

1. Santai Beach Inn

Santai Beach Inn bisa menjadi pilihan tepat, buat traveler yang menginginkan penginapan keren, nyaman dan murah. Terletak di Jalan Raya Mangsit Batu Layar, Lombok Barat, kecamatan Mataram hotel, ini mendapatkan review yang bagus dari tamu yang pernah menggunakannya. Situs booking online TripAdvisor saja memberinya 4,5 bintang dari total 5 bintang. Tarif yang ditawarkan berkisar antara Rp 120.000 – Rp 360.000 per malam.
Santai Beach Inn, via instagram

Santai Beach Inn berada 4 km di utara Pantai Senggigi, serta dekat dengan pantai Mangsit. Bangunannya cukup unik karena menggunakan kayu pohon nangka, kelapa dan bambu sebagai penyusunnya. Sedangkan fasilitas yang disediakan di masing-masing bungalownya adalah kipas angin saja. Pun demikian tempatnya cukup nyaman untuk ditinggali. Terlebih pada akhir pekan, pemilik bungalow biasanya akan mengajak tamu makan malam bersama. Tertarik menginap? Kalian bisa menghubungi nomor (0370) 693038.

2. Hakiki Inn

Menilik dari rating yang diberikan para mantan tamu yang menginap di hotel bersangkutan, Hakiki Inn layak untuk kamu jadikan pilihan menginap selama liburan di Lombok. Dari lima bintang yang tersedia, hotel yang terletak di Jalan Air Terjun ini mendapat review yang cukup baik dengan 4,5 bintang pada situs TripAdvisor. Lantas apa saja yang ditawarkan oleh penginapan bertarif mulai Rp 127.000 – Rp 207.00 per malam ini?
8 Penginapan Murah di Lombok, Nggak Bikin Kantong Bolong.
Hakiki Inn memiliki bangunan yang unik terbuat dari kayu yang cocok sekali untuk para backpacker. Tiap kamar dilengkapi dengan balkon/teras, kamar mandi dalam dengan shower, meja tulis, kipas angin, dan ruang duduk. Pihak manajemen pun tak segan memberikan pelayanan antar jemput ke bandara. Cukup dengan menghubungi nomor +62 8180 3737 407 untuk melakukan pemesanan. Tak hanya itu, dari teras kamar, para tamu pun akan disuguhi area persawahan yang subur serta indahnya pemandangan Gunung Rinjani.

3. Hotel Catur Warga

Hotel Catur Warga beralamat di Jalan catur Warga No. 10c, Mataram dan bisa menjadi salah satu pilihan kalian untuk menginap di Lombok. Dengan tarif berkisar antara Rp. 100 ribuan -Rp. 300 ribuan, Hotel Catur Warga menjadi salah satu pilihan penginapan yang murah. Selain itu, penginapan ini juga dekat dengan Bandara Internasional Lombok, yang bisa ditempuh hanya 30 menit perjalanan.
Hotel Catur Warga, via instagram

Lokasi hotel ini juga cuma berjarak 20 menit perjalanan dari Pantai Senggigi yang cukup terkenal di Lombok. Menilik pada fasilitas kamarnya, Hotel Catur Warga menyediakan kamar yang dilengkapi dengan TV flat, kamar mandi dalam, dan telepon serta layanan wifi gratis. Nomor telepon yang bisa dihubungi adalah (0370) 636312.

4. Dedy’s Homestay

Dedy’s Homestay mendapatkan nilai bintang 3,5 dalam review di berbagai situs booking hotel online. Hotel ini berada di Jalan Pariwisata, Kuta, Nusa Tenggara Barat atau berada di kawasan Lombok Tengah. Lokasi terdekat dari hotel ini adalah Pantai Gerupuk dan Tanjung Aan yang bisa dijangkau dengan berkendara dalam waktu 15 menit.
8 Penginapan Murah di Lombok, Nggak Bikin Kantong Bolong.
Lokasi keberadaan hotel ini juga dapat dijangkau dari Bandara Internasional Lombok dalam kurun waktu 20 menit saja. Fasilitas yang diberikan oleh manajemen homestay ini antara lain AC, TV flat screen dan DVD player untuk beberapa kamar tertentu dan kamar mandi dalam dengan shower serta fasilitas wifi. Untuk menginap di sana, traveler perlu membayar tarif mulai dari Rp 150.000 – Rp 200.000 per malam. Kamu bisa booking langsung di lokasi atau menelpon nomor (0370) 6158024 untuk melakukan reservasi jauh hari.

5. Icha Cottage

Mau penginapan murah di kawasan Gili Trawangan? Icha Inn bisa jasi pilihannya. Hotel ini hanya berjarak 30 menit dari pelabuhan Bangasal yang memudahkan traveler untuk menjangkau gili-gili yang ada di Lombok.
8 Penginapan Murah di Lombok, Nggak Bikin Kantong Bolong.
Hotel ini menyediakan 8 kamar yang dilengkapi dengan fasilitas mini bar, kulkas, tv kabel/satelit, DVD player/CD player, dan ruangan bebas rokok. Tentu hotel ini menyediakan kamar yang nyaman jika melihat ratingnya di situs booking yang memberinya empat bintang. Untuk tarif menginap per malam, di hotel ini ada di kisaran Rp 165.000 – Rp 350.000 per malam.

6. Hotel Bumi Aditya

Situs booking TripAdvisor memberikan rating tiga untuk Hotel Bumi Aditya yang beralamat di Jalan Raya Senggigi, dusun Loco. Hotel bertarif Rp 130.000 – Rp 170.000 per malam ini hanya berjarak 10 menit dari pusat kota dan juga kawasan wisata Candi Batu Bolong. Untuk melakukan pemesanan kamu bisa mencatat nomor ini, 0370 693336.
8 Penginapan Murah di Lombok, Nggak Bikin Kantong Bolong.
Menengok pada fasilitas di dalam penginapan, Hotel Bumi Aditya memberikan fasilitas free wifi, lahan parkir yang luas, kamar mandi dalam dengan shower, meja tulis, balkon dan ruangan bebas rokok. Ada pula fasilitas bersama seperti kolam renang, olahraga air dan taman.

7. Bale Sasak Bungalow

Bale Sasak Bungalow adalah penginapan dengan bangunan yang unik menyerupai rumah adat Lombok dan bertarif terjangkau. Lokasinya berada di Jalan Gili Trawangan sehingga memudahkan para tamu untuk mengakses kawasan-kawasan wisata utama di Lombok.
8 Penginapan Murah di Lombok, Nggak Bikin Kantong Bolong.
Penginapan ini memang tersedia untuk memenuhi kebutuhan para backpacker yang suka dengan penginapan minimalis dengan tarif yang murah. Per malam, menginap di bungalow ini traveler dipatok tarif sekitar Rp 85.000 – Rp 166.000 per malam. Tersedia 10 kamar yang siap dipesan baik pemesanan secara langsung maupun online. Kalau tidak mau kehabisan mending telepon nomor (0370) 653411 untuk memastikan ketersediaan kamar.

8. The Wira Cafe and Guest House

Hasil review yang ada di berbagai situs pemesanan hotel online seperti Booking dan TripAdvisor memang memberikan The Wira Cafe and Guest House bintang dua atau tiga dari total lima bintang. Pun demikian bukan berarti bahwa fasilitas yang ada di hotel ini begitu buruk. Sebab penilaian dilakukan oleh orang yang berbeda di hari yang tak sama pula.
8 Penginapan Murah di Lombok, Nggak Bikin Kantong Bolong.
Namun, jika dilihat dari berbagai ulasan yang dilakukan traveler yang pernah singgah di hotel ini, ada banyak yang merasa puas dengan fasilitas yang diberikan pihak manajemen hotel dengan berbagai alasan. Alasan pertama hotel ini terletak sangat dekat dengan Pantai Senggigi. Sebab hotel ini terletak di Jalan Raya Senggigi Km. 8, traveler cuma butuh berjalan 2 menit saja untuk sampai di pinggir pantainya.

Read More